Kasus Duel ala Gladiator, Hati Hilarius Sobek Empat Sentimeter

Kasus Duel ala Gladiator, Hati Hilarius Sobek Empat Sentimeter – Berdasarkan hasil autopsi diketahui bahwa Hilarius Christian Even Raharjo yang menjadi korban duel ala gladiator, menderita luka dalam akibat pukulan keras benda tumpul. “Ada luka dalam, bagian hati sobek sepanjang 4 sentimeter dan lebar 0,5 sentimeter sehingga terjadi pendarahan di rongga perut,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Reskrim Polres Bogor Kota Komisaris Choerudin, Kamis, 21 September 2017. Namun Ahmad belum bisa memastikan apakah luka itu yang menjadi penyebab kematian Hilarius. Untuk mendapat kesimpulan itu, penyidik masih menunggu hasil autopsi lengkap dari tim forensik Polda Jawa Barat.

Menurut Ahmad, penyidik saat ini tengah menelusuri motif duel ala gladiator yang melibatkan siswa SMA Budi Mulia dan SMA Mardi Yuana. Di kalangan siswa di dua sekolah itu, duel maut ini diberi istilah “bom-boman”. Diduga kegiatan ilegal ini sudah menjadi tradisi selama empat tahun dan baru berhenti setelah Hilarius tewas. “Motifnya masih kami dalami, apakah karena rivalitas atau hal lain. Kami masih menunggu hasi pemeriksaan tersangka,” katanya.

Untuk menggali informasi itu, polisi sedang memeriksa empat tersangka yang sudah ditangkap, yakni B, M, H, dan T. Tersangka B ditangkap di Yogyakarta pada Rabu lalu. Dia dikeluarkan dari SMA Mardi Yuana pacatewasnya Hilarius. Dari hasil pemeriksaan diketahui B adalah siswa yang bertarung dengan korban. Tersangka H ditangkap di rumah kerabatnya di Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor. Dia diduga sebagai orang yang menyuruh B bertarung dengan Hilarius. Sedangkan tersangka M berperan sebagai wasit dalam duel ala gladiator tersebut. Dia kuliah di Bandung dan kami tangkap di sana, kata Ahmad.

T menjadi tersangka terakhir yang ditangkap. Dia sudah tidak bersekolah dan tinggal di Kelurahan Kebon Pedes Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor. T adalah senior di SMA Budi Mulya yang diduga memaksa Hilarius untuk berduel ala gladiator melawan B.

Android Nokia 3, Nokia 5, dan Nokia 6 dalam Genggaman

Android Nokia 3, Nokia 5, dan Nokia 6 dalam Genggaman – Nokia telah kembali ke Indonesia. Kali ini, pabrikan ponsel legendaris tersebut hadir berkat kerja sama HMD Global, selaku pemegang lisensi merek “Nokia”, dan FIH Mobile, anak usaha Foxconn sebagai rekanan manufaktur. Tiga produk perdana yang menandai comeback Nokia ke pasaran Tanah Air adalah trio smartphone Android Nokia 3, Nokia 5, dan Nokia 6 yang resmi meluncur lewat sebuah acara di Jakarta pekan lalu.

Dari ketiganya, baru Nokia 3 yang sudah memiliki banderol harga, yakni sebesar Rp 1,9 juta dan jadwal penjualan pada Oktober mendatang. Nokia 5 dan Nokia 6 dijanjikan bakal menyusul Nokia 3 pada bulan yang sama, namun harganya belum disebutkan. Nokia 3 adalah ponsel entry level dengan layar 5 inci, chip quad-core MediaTek 6737 1,3 GHz, RAM 2 GB, storage 16 GB, baterai 2.630 mAh, serta kamera belakang 8 megapiksel dan kamera depan 8 megapiksel.

Nokia 5 tampil lebih mewah dengan bodi berbahan aluminium. Layarnya berukuran 5,2 inci (1.280 x 720 piksel). “Jeroan” mencakup chip Snapdragon 430, CPU octa-core, RAM 3 GB, storage 16 GB, baterai 3.000 mAh, serta kamera belakang 13 megapiksel dan kamera depan 8 megapiksel. Nokia 6 merupakan model teratas dari ketiga smartphone Nokia kali ini. Ia memiliki bodi aluminium serta spesifikasi paling tinggi. Layar Nokia 6 berukuran 5,5 inci (1.920 x 1.080 piksel), dengan chip Snapdragon 430, CPU octa-core, RAM 3 GB, storage 32 GB, baterai 3.000 mAh, serta kamera belakang 16 megapiksel dan kamera depan 8 megapiksel. Seperti apa sosok Nokia 3, Nokia 5,dan Nokia 6? Simak penampilan ketiga ponsel lewat rangkaian foto.

Kata Pakar! Ancaman Siber Jadi Momok pada 2018

Kata Pakar! Ancaman Siber Jadi Momok pada 2018 – Pakar keamanan siber Pratama Persadha mengemukakan ancaman siber bakal menjadi momok pada tahun depan karena hingga kini Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) belum memiliki susunan organisasi tata kerja (SOTK). Padahal, berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2017 tentang BSSN, SOTK harus sudah terbentuk paling lambat 4 bulan sejak perpres diundangkan, kata Pratama melalui surat elektroniknya kepada Antara di Semarang.

Berdasar Pasal 57 Perpres BSSN, SOTK sudah harus ada sejak 23 September 2017. Apalagi, latar belakang penerbitan perpres itu terkait respon Pemerintah terhadap serangan siber 2017. Pratama menilai belum adanya Kepala BSSN definitif membuat SOTK, BSSN terkendala. Bahkan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) belum bisa memproses lebih jauh. Dampaknya, lanjut dia, Komisi I (Bidang Pertahanan, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika, dan Intelijen) DPR RI juga enggan membahas anggaran 2018 untuk BSSN lebih jauh karena belum jelas posisinya. “Ini bisa berbahaya bagi keamanan siber di Tanah Air,” kata Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi (Communication and Information System Security Research Center/CISSReC) itu.

Sepanjang 2017, kata Pratama, ancaman siber yang hadir di Tanah Air sangat mengkhawatirkan. Bila BSSN masih terombang-ambing, akan membuat ancaman siber menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan pada tahun 2018. “Serangan malware wannacry dan nopetya, misalnya, membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kerepotan. Bahkan, banyak korban di sisi infrastruktur strategis kita,” katanya. Pratama yang pernah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pengamanan Sinyal Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) menegaskan keberadaan BSSN sangat krusial mengawal program-program pemerintah, terutama yang terkait e-Government.

Terlebih upaya Bank Indonesia untuk memasifkan program Gerakan Non-Tunai (GNT) yang tidak bisa lepas dari penguatan keamanan siber di semua infrastruktur pendukungnya. Pratama menilai Indonesia sudah cukup tertinggal dari negara tetangga, Malaysia dan Singapura, yang mempunyai badan siber sejak hampir 1 dasawarsa. “Kita tentu berharap pemerintah bisa melihat posisi krusial BSSN saat ini, apalagi lebih dari 130 juta orang di Tanah Air yang terkoneksi internet,” kata pria asal Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini.

Santai Saja, Planet Bumi Hari Ini Batal Kiamat

Santai Saja, Planet Bumi Hari Ini Batal Kiamat – Peramal asal Amerika Serikat, David Meade, membuat prediksi yang menghebohkan dunia pada pekan ini. Ia menyebut planet Bumi akan hancur total alias kiamat pada Sabtu (23/9/2017) hari ini! Namun, seperti dilansir Mirror.co.uk, Jumat (22/9), profesor ahli geofisika Daniel Rothman, memastikan kiamat tak bakal terjadi hari ini. Ia mengungkapkan, berdasarkan gejala-gejala kekinian, Bumi justru akan kiamat pada era 2100 mendatang. Daniel mengatakan, kehancuran total itu disebabkan ulah manusia sendiri bukan karena benda luar angkasa seperti disebut Meade. “Bencana akan datang kepada kita saat samudera tak lagi kuat menampung begitu banyak karbon. Kepunahan massal tak lagi terhindarkan. Kalau kehidupan di laut musnah, maka manusia juga bakal musnah,” terang Daniel.

Merujuk data Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), Daniel mengungkapkan jumlah kandungan karbon di wilayah samudera Bumi kekinian mencapai tahap kritis, yakni 310 gigaton. Menggunakan jumlah itu sebagai titik awal penghitungan, Daniel mengungkapkan memasuki tahun 2100 nanti jumlah karbon di lautan bakal melebihi ambang batas maksimal. ”Kalau tak diantisipasi sejak saat ini, maka karbon itu bakal memusnahkan kehidupan di laut. Kalau hal itu terjadi, maka manusia dan seluruh penghuni daratan dipastikan juga ikut musnah. Pada masa lalu, situasi semacam ini disebut sebagai kepunahan massal atau kiamat,” jelasnya.

Sebelumnya, seperti dilansir The Washington Post, Senin (18/9), David Meade mengumumkan bahwa Planet Bumi akan kiamat pada 5 hari ke depan! persisnya tanggal 23 September 2017. Melalui rekaman video yang disebar di YouTube, Maede menjelaskan nubuatnya mengenai kiamat itu didasarkan pada kode numerik 33 dalam Alkitab. “Yesus hidup selama 33 tahun. Elohim, nama Tuhan Yahudi, disebut sebanyak 33 kali dalam Alkitab. Ini bermaknya secara numerologis dan astronomis,” tuturnya.

Berdasarkan pengayaan numerologis sekaligus astronomis (meskipun metodologinya tak benar; red), Maede lantas menyimpulkan kiamat bakal terjadi pada 23 September 2017, yakni 33 hari setelah terjadi gerhana Matahari tanggal 21 Agustus lalu. Ia lantas mengutip amsal-amsal dalam Kitab Wahyu, yang mengiaskan gambaran kiamat pada 23 September. Menurutnya, pada hari yang ditentukan itu, Planet Nibiru bakal menjadi badai dan api untuk menghancurkan Bumi. Menurutnya, ramalan mengenai Planet Nibiru itu terdapat dalam kiasan KItab Wahyu mengenai perempuan berpakaian Matahari, Bulan di bawah kakinya, serta bermahkotakan 12 bintang. Perempuan itu, dalam amsal Kitab Wahyu juga digambarkan melahirkan bayi laki-laki yang memerintah semua bangsa dengan tongkat besi dan mengalahkan naga merah berkepala tujuh. Selanjutnya, permpuan itu memunculkan sayap sebelum hilang ditelan Bumi. ”Itu sebagai pertanda Bumi yang kita kenal bakal hancur setelah gerhana Matahari yang pas dengan kode numerikal 33, suatu angka yang sakral. Tapi, setelah itu, akan muncul dunia yang sama sekali baru pada Oktober nanti,” terangnya.

Pengandaian Meade mengani amsal perempuan di Kitab Wahyu itu, sebenarnya telah terbantahkan oleh penjelasan yang lebih rasional dari Gary Ray, penulis Unsealed. Gary menjelaskan, perempuan yang dimaksud dalam Kitab Wahyu itu adalah rasi bintang Virgo yang selama ini disematkan predikat gender sebagai permpuan. Rasi bintang Virgo berada dalam sistem tata surya (berpakaian Matahari); berposisi di atas Bulan (bermahkotakan Bulan); dan tepat berada di bawah 9 bintang dan 3 planet (bermahkotakan 12 bintang). Sementara amsal mengenai perempuan itu akan melairkan bayi laki-laki dikarenakan Planet Jupiter berada di dtengah rasi Virgo, bak bayi di dalam rahim. Planet Jupiter sendiri sejak lama berpredikat gender laki-laki. Tak hanya dibantah oleh kalangan ilmiah, prediksi Meade juga dibantah pasator sekaligus direktur Wheaton College’s Billy Graham Center, yakni Ed Stetzer. “Dalam tradisi kekristenan, tak ada keyakinan bersifat numerikal atau numerologis seperti yang disebut Meade,” tuturnya.

Indonesia Sabet Empat Gelar Juara Turnamen Internasional

Indonesia Sabet Empat Gelar Juara Turnamen InternasionalIndonesia Sabet Empat Gelar Juara Turnamen Internasional – Indonesia berhasil merebut empat gelar juara pada turnamen Singapore International Series 2017 yang berakhir Sabtu (23/09/2017). Bertanding di Singapore Badminton Hall, Sabtu (23/9), para pemain Indonesia sukses merebut semua gelar juara, kecuali di nomor tunggal putera. Di nomor ini, Singapura merebut gelar setelah Loh Kean Yew mengalahkan rekan senegara, Ng Zin Rei Ryan 21-15, 21-15. Di nomor tunggal puteri, Ruselli Hartawan yang diunggulkan di tempat ketujuh bermain luar biasa untuk mengalahkan unggulan pertama asal Malaysia, Goh Jin Wei. Ruselli menang dalam rubber game 21-13, 10-21, 21-19.

Dengan durasi permainan 54 menit, pada gim pertama Ruselli menang dengan skor, 21-13. Namun pada gim kedua ia justru kalah dengan skor cukup jauh yaitu 10-21. Tapi di gim penentu Ruselli berhasil merebut kembali dan menang dengan skor tipis 21-19.

Kejutan juga datang di nomor ganda campuran. Pasangan non unggulan, Andika Ramadiansyah/Mychelle Chrystine Bandaso berhasil juara di nomor ganda campuran di turnamen Singapore International Series 2017. Andika/Mychelle sukses menghentikan langkah pasangan Hongkong, Chang Tak Ching/Ng Wing Yung untuk menjadi juara. Dalam waktu 30 menit, Andika/Mychelle berhasil menang dua gim langsung dengan skor akhir 21-16 dan 21-18. Dua gelar juara lainnya di nomor ganda puteri dan ganda putera diraih lewat pertandingan final sesama pemain Indonesia.

Berikut hasil pertandingan final:

Andika Ramadiansyah/Mychelle Crhystine Bandaso [INA]-Chang Tak Ching/Ng Wing Yung [HKG] 21-16 21-18
Ruselli Hartawan [INA/7]-Goh Jin Wei [MAS/1] 21-13 10-21 21-19
Nisak Puji Lestari/Rahmadhani Hastiyanti Putri [INA/6]-Tania Oktaviani Kusumah/Vania Arianti Sukoco [INA/7] 21-19 26-24
Loh Kean Yew [SIN]-Ng Zin Rei Ryan [SIN/10] 21-15 21-15
Kenas Adi Haryanto/Moh Reza Pahlevi Isfahani [INA/1]-Akbar Bintang Cahyono/Giovani Dicky Oktavan [INA/6] 21-18 21-18

3 Alasan Kamu Akan Menyesal Jika Marah ke Pelakor

3 Alasan Anda Bakal Menyesal Jika Ngamuk ke Pelakor3 Alasan Kamu Akan Menyesal Jika Marah ke Pelakor – Mendapati pasangan Anda selingkuh tentu menjadi mimpi buruk. Marah, kecewa, dan frustasi merupakan hal yang wajar Anda rasakan. Tidak ada yang salah dengan meluapkan perasaan marah dan sedih Anda. Terima dan akuilah apapun perasaan Anda, tenangkan diri, kemudian pelan-pelan bicarakan dengan pasangan. Namun, biasanya perasaan meledak-ledak Anda tak hanya ingin ditumpahkan pada pasangan, tetapi juga kepada selingkuhan pasangan atau pelakor. Apabila keinginan ini sudah mulai naik ke permukaan, ada baiknya Anda kembali menenangkan diri dan berpikir jernih. Sebab, melabrak selingkuhan pasangan tidak perlu dilakukan. Beberapa hal ini yang perlu Anda pertimbangkan sebelum melabrak pelakor.

1. Tak akan mendapat kebenaran
Psikolog Klinis Dewasa dari Universitas Indonesia, Pingkan Rumondor mengatakan Anda perlu berpikir dan memperjelas terlebih dulu apa alasan Anda ingin melabrak perempuan tersebut. Apa yang ingin Anda dapatkan darinya? Apabila Anda ingin mendapatkan kebenaran, percuma saja. Sebab, kemungkinan besar dia akan mengelak dan berbohong.

2. Tak perlu membandingkan diri
Perselingkuhan tidak terjadi semata karena Anda kurang cantik atau kurang pintar. Pada banyak kasus, seseorang berselingkuh dengan wanita yang benar-benar berbeda dari pasangannya. Bahkan dalam beberapa kasus lainnya, wanita selingkuhannya berada pada tingkat status ekonomi dan sosial yang lebih rendah. Jadi tidak ada gunanya membandingkan diri Anda dengan si pelakor.

3. Memperkeruh suasana
Seringkali melabrak wanita selingkuhan pasangan Anda tidak berdampak baik dan hanya memperkeruh suasana. Pingkan Rumondor menyarankan lebih baik gunakan energi Anda untuk fokus pada diri sendiri dan pada masalah dengan pasangan. Tunjukkan martabat Anda sebagai wanita terhormat dan posisikan diri sebagai pihak yang benar. Melabrak wanita selingkuhan pasangan hanya akan membuatnya merasa senang karena artinya ia mampu menyaingi Anda.

Pelatih Timnas Mynmar U-19 Di Pecat Karena Kalah Memalukan Dari Indonesia

Pelatih Timnas Mynmar U-19 Di Pecat Karena Kalah Memalukan Dari IndonesiaPelatih Timnas Mynmar U-19 Di Pecat Karena Kalah Memalukan Dari Indonesia – Benlarbi dipecat setelah Myanmar kalah telak dari Indonesia pada perebutan tempat ketiga Piala AFF U-18 2017. Federasi Sepakbola Myanmar (MFF) langsung mengambil keputusan untuk memecat pelatih timnas Myanmar U-19 Rabah Benlarbi. Pemecatan itu adalah imbas dari kekalahan telak Myanmar dari Indonesia dengan skor telak 7-1, pada perebutan tempat ketiga Piala AFF U-18 2017 di Stadion Thuwunna, Yangon, Minggu (17/9) lalu.

Kekalahan itu dinilai sangat memalukan, terlebih terjadi di kandang sendiri. Hal itu diumumkan langsung oleh MFF.
Rabah Benlarbi – Myanmar U-19.

“Kami mengumumkan telah berpisah dengan Rabah Benlarbi selaku pelatih timnas U-19 Myanmar. Kami berharap Rabah Benlarbi mendapatkan sukses dalam perjalanan karier ke depannya,” tulis MFF, dalam pengumuman resmi mereka.

Di bawah pelatih asal Prancis itu, Myanmar U-19 menang dalam tiga pertandingan dan juga menderita kekalahan dalam tiga laga. Sebenarnya, Benlarbi masih memiliki sisa kontrak dua bulan lagi. Namun melihat performa buruk Myanmar U-19, MFF memilih untuk memutus kontrak lebih cepat dan membayarkan kompensasinya.

Untuk menggantikan posisi Benlarbi, MFF telah menunjuk U Chit Naing yang sebelumnya melatih City Yangon FC. Dia akan memimpin tim untuk mengikuti kualifikasi Piala Asia U-19 2018 di Kamboja, 4-8 November mendatang.

Ditemukannya Ribuan Euro Di Tream Bawah Tanah Oleh Seorang Pengungsi Irak

Ditemukannya Ribuan Euro Di Tream Bawah Tanah Oleh Seorang Pengungsi IrakDitemukannya Ribuan Euro Di tream Bawah Tanah Oleh Seorang Pengungsi Irak – Seorang gadis pengungsi Irak berusia 16 tahun menemukan sebuah tas di jaringan kereta bawah tanah (U-Bahn) di Berlin yang berisi 14.000 Euro. Dia lalu membawa tas itu ke kantor polisi, kata kepolisian Berlin hari Selasa (19/9). Pemilik tas itu, seorang perempuan berusia 78 tahun, meninggalkan tas di U-Bahn itu hari Jumat malam (15/9). Setelah menyadari bahwa tasnya ketinggalan, perempuan itu melapor ke kantor pengelola U-Bahn, namun mereka tidak dapat menemukannya.

Dua hari kemudian, gadis pengungsi yang menemukan tas tersebut datang ke kantor polisi bersama ibunya untuk menyerahkan temuan mereka. Mereka mengatakan, tas itu ditemukan di jaringan kereta bawah tanah. Jumlah uang masih utuh. “Pemiliknya senang, kami katakan ‘top’ dan ‘terima kasih’,” kata polisi Berlin lewat akun Twitternya. Sebentar saja, Tweet itu menjadi “trending”.

Keluarga yang tinggal di tempat penampungan pengungsi akan menerima hadiah atas perbuatan baik mereka. Menurut hukum Jerman, mereka yang menemukan benda-benda bernilai yang bukan miliknyadan mengembalikannya, berhak menerima tiga persen dari nilai temuannya. Imbalan itu akan dibagi dua, jika barang berharga tersebut ditemukan di angkutan umum.

Pembunuh Pasutri Bos Garmen Akhirnya Terungkap

Pembunuh Pasutri Bos Garmen Akhirnya Terungkap – Ahmad Zulkifli, salah satu tersangka kasus perampokan sadis ternyata sakit hati bukan karena dipecat oleh pasangan suami istri bos pabrik garmen, Zakaria Husni (58) dan Zakiya Masrur (53). Pengacara keluaga korban, Jhony Mazmur W Manurung mengungkapkan, alasan Zul membunuh kliennya awalnya dipicu soal bisnis penjualan rumah. Bos garmen itu pernah minta Zul untuk membantu menjualkan rumah yang bangun di kawasan Kreo, Tangerang. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya merilis pelaku pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan dengan korban MD Pasutri Zakarian Husni dan Zakiya Masrur, bos garmen, di kawasan Bendungan Hilir, di Jakarta, Jumat (15/9).

“Jadi salah satunya ada masalah korban jual rumah, dia (Zakaria) menyuruh si Zul ini menawarkan rumahnya ke calon pembeli, tapi tidak berhasil ya kan,” kata Jhony saat dihubungi Suara.com, Selasa (19/8/2017). Menurutnya, rumah tersebut akhirnya dijual korban tanpa melalui perantara Zul. Namun, Zul yang merupakan mantan sopir korban tetap meminta jatah dari penjualan rumah tersebut.

“Karena tidak berhasil si korban menjual ke pihak lain tanpa melalui Zul, ya kan, lalu si Zul minta komisi dari penjualan itu, sementara ini kan tidak berhasil, tidak diberikan oleh korban. Di situ, dia (Zul) sakit hati,” terangnya. Jhony juga menuturkan, uang untuk membangun rumah tersebut juga sering digelapkan oleh Zul. “Jadi sebelumnya juga ada lagi masalah mereka nih, bahwa waktu itu pembangunan rumah si korban di Kreo, itu uang pembangunannya pun banyak digelapkan oleh si Zul. Bangunannya sudah berdiri, sudah dijual,” klaimnya. Dia juga membantah korban memecat Zul dan dua mantan karyawan bernama Sutarto dan Engkos Kuswara.

Jhony mengungkapkan, saat perusahaan garmen milik korban di kawasan Tangerang dipindahkan ke Pekalongan, Jawa Tengah, Zul memutuskan untuk berhenti bekerja dan meminta uang pesangan kepada korban.

“Sementara si Zul ini tak mau ikut ke Pekalongan. Nah, si Zul mendatangi pak haji (Zakaria) nih minta pesangon, sementara pak haji itu tak ada kata pecat sama dia, ‘udah deh saya cabut aja tapi minta pesangon gitu,” katanya. Sementara di lain sisi, kata Jhony, Zul memiliki hutang kepada korban sebesar Rp6,5 juta. Saat itu, korban baru akan memberikan uang pesangon apabila Zul terlebih dahulu melunasi hutangnya. Jhony menyampaikan, Zul memang kerap meminjam uang saat korban masih hidup.

Karena usahanya meminta uang pesangon tak berhasil, akhirnya Zul memiliki niat jahat untuk memengaruhi Sutarto dan Engkos agar berhenti bekerja saat perusahaan garmen tersebut dipindahkan ke Pekalongan. Jhony juga menambahkan, selama menjadi karyawan, ketiga tersangka memang memiliki kebiasaan pergi ke tempat hiburan malam untuk berfoya-foya.

“Di situlah pemicu sakit hatinya Zul bersama tersangka lain, karena bertiga ini hobinya bersenang-senang, karoke, main perempuan gitu kan,” kata Jhony. Pasutri itu tewas karena mengalami penganiayaan saat tiga mantan karyawan merampok rumah korban di Jalan Pengairan, nomor 21, RT 11, RW 6, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (10/9/2017) malam.

Setelah menggasak harta benda korban, kawanan perampok tersebut membuang jasad pasutri di ke sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah. Ketiga perampok sadis itu ditangkap saat sedang karaoke di hotel kawasan Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (12/9/2017) malam. Zul, mantan sopir sekaligus otak perampokan sadis ditembak mati karena mencoba melarikan diri ketika diajak untuk pengembangan kasus.

Bank BUMN Janjikan Tak Pungut Biaya Top Up Uang Elektronik

Bank BUMN Janjikan Tak Pungut Biaya Top Up Uang Elektronik – Bank badan usaha milik negara (BUMN) yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan mengikuti aturan Bank Indonesia (BI) terkait biaya pengisian saldo uang elektronik atau top up. Namun, Himbara berjanji tidak akan memberatkan masyarakat. Ketua Himbara Maryono menyampaikan hal itu di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Selasa (19/9/2017).

“Seandainya ketentuan diatur, sesuai ketentuan tetap kita melakukan sesuatu simulasi-simulasi. Tujuannya, untuk meringankan masyarakat,” kata dia. Maryono mengatakan, anggota Himbara sepakat untuk membebaskan biaya top up. Meski demikian, dia menegaskan, akan mengikuti ketentuan BI.

“Semua empat bank tergabung dalam Himbara, semua sepakat bahwa untuk top up ini adalah kita berikan suatu kebebasan. Namun, tetap ikuti ketentuan-ketentuan yang diatur regulator,” ujar dia.

Maryono menuturkan, Himbara tengah melakukan simulasi terkait biaya top up uang elektronik jika hal tersebut benar diterapkan. Soal besarannya, Maryono tak menerangkan secara rinci. Dia menuturkan, itu masih dalam tahap finalisasi.

“Ini sedang dibahas sampai sekarang sedang melakukan finalisasi berapa sih biaya-biaya dan sebagainya. Seandainya biaya dikenakan bukan semata-semata menambah pendapatan bank, tapi untuk mempermudah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar dia.