Terdakwa Ngotot Poker di Facebook Itu Bukan Judi

Sidang lanjutan perkara judi Zynga Poker via Facebook kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (1/8/2012). Satu di antara sebelas terdakwa bersikeras game online yang dimainkannya di jejaring sosial Facebook bukanlah judi.

“Menurut saya, ini bukan judi, Bu Hakim. Soalnya, saya sudah punya simpanan chip sendiri, saya tetap bisa main. Setahu saya Supernet itu warnet,” kata Kesuma Wijaya Sidauruk, salah seorang terdakwa saat Ketua Majelis Hakim Rumintang mempersilakannya menyampaikan pendapat.

Kesuma bersama 10 terdakwa lainnya ditangkap petugas Polda Sumut saat bermain perjudian poker terpercaya melalui Facebook di warnet Supernet milik The Tjong alias Tony di kompleks Asia Mega Mas, Medan, 9 April 2012.

Selain Kesuma, enam pemain ikut ditangkap, yaitu M Nasir alias Aldo, Eman alias Liang Sun, Hendry alias A Hen, Haris Pratama Putra, A Seng alias A Sen alias M Ikhsan, dan M Zulfikar. Mereka digelandang ke kantor polisi bersama seorang kasir warnet yaitu Edi alias A Wi dan tiga operator yang bertugas mentransfer chip, yaitu Bun Seng alias A Seng (37), Herwin alias A Cong (23), Deni Anggriawan (22).

Kesebelasnya kemudian ditahan dan dijerat Pasal 303 ayat (1) ke-1 KUHPidana karena dinilai melakukan perjudian melalui permainan poker di Facebook.

Mendengar pernyataan Kesuma, Hakim Rumintang langsung bertanya kepada terdakwa A Wi. “Benar dia (Kesuma) bisa bermain tanpa membeli chip?”. A Wi yang ditanya mengangguk.

“Bisa Bu Hakim, tapi dia juga pernah membeli chip dari saya,” akunya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sani Sianturi kemudian merespons dan bertanya kepada A Wi. “Saya tanya begini, kalau dia (Kesuma) menang, apakah dia menukarkan chip-nya sama kamu? Dia menukarkan dengan apa?”

Pertanyaan ini pun dijawab A Wi dengan anggukan. “Ya Bu. Dia menukar dengan uang,” ujar A Wi yang sebelumnya mengaku digaji Tony Rp 3 juta per bulan.

Dalam perkara ini, chip yang dibeli akan ditransfer ke akun milik pemain dengan harga Rp 2 ribu untuk chip dengan nominal 1 juta atau 1 miliar. Jika memenangkan chip pada permainan poker di dunia maya, pemain dapat menjualnya ke operator atau A Wi dengan harga Rp 1.700 per 1 miliar.

Seluruh terdakwa mengaku permainan itu bersifat untung-untungan, terkadang menang, terkadang kalah. Kemenangan seorang pemain diketahui dari besaran chip yang dimilikinya.

“Kalau kalah, bisa mengisi lagi. Mereka membayar pakai uang,” jelas A Wi.

Setelah mendengarkan keterangan para terdakwa, hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda sidang pembacaan tuntutan.

Polisi Tangkap Pelaku Judi “Online” di Penjaringan

Aparat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum mengerebek rumah judi pokerrepublik online di Jalan Muara Karang Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (1/9/2012) sekitar pukul 23.00 WIB. Sebanyak 12 orang ditangkap.

Para tersangka itu adalah Riyadi (pengelola), Opiuw (diduga atasan Riyadi), Ahok (diduga atasan Riyadi), Lela Amelia (penyimpan uang hasil judi), Juheng (pengawas), dan Linda (kasir), serta Sidik Halim, .Koek Soen, Buyung, Sunardi, Tedy Hartono, dan Wiayak.

Barang Bukti yang disita, antara lain 59 unit komputer (CPU dan layar monitor), uang Tunai Rp 16.998.000, 400 Dollar AS, dan 330 Ringgit.

Oleh aparat Reserse Mobil, para tersangka dan barang bukti diserahkan ke Polres Metro Jakarta Utara untuk penyidikan lebih lanjut.

Gila Judi Online, Pegawai Bank di Kalbar Bobol Rekening Nasabah Rp 1,6 Miliar

Seorang pegawai Bank Kalbar bernama Ikadiah Marles ditangkap aparat dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalbar. Dia diduga menyelewengkan dana milik nasabah senilai Rp 1,6 miliar.

Ikadiah ditangkap setelah pihak bank melaporkan kasus perjudian poker terpercaya itu kepada polisi pada 25 Agustus 2015. Direktur Kepatuhan Bank Kalbar Musafir mengatakan, kasus tersebut terungkap karena adanya laporan dari nasabah yang mengeluh soal saldo di rekeningnya yang berkurang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak bank kemudian melakukan audit menyeluruh pada tanggal 14 Agustus 2015. Hasilnya, ada temuan indikasi penyimpangan di Kantor Cabang Pembantu (Kancapem) Entikong.

“Ini berarti Bank Kalbar tidak sama sekali menutup-nutupi kejadian tersebut. Seluruh dana milik nasabah, satu rupiah pun, tidak akan dirugikan dan akan dikembalikan secara utuh oleh pihak bank sebagai jaminan perlindungan. Saat ini, aset yang dimiliki oknum tersebut sedang ditelusuri,” ujar Musafir, Jumat (4/9/2015).

Pegawai tersebut adalah karyawan di bagian pelayanan konsumen (customer service) yang biasa melayani pembuatan rekening dan kartu ATM. Oknum pegawai itu pun baru dua tahun bekerja di Bank Kalbar, Kancapem Entikong.

Direktur Ditreskrimsus Polda Kalbar Kombes Agus Nugroho mengatakan, saat ini laporan dari pihak Bank Kalbar tersebut sudah dalam penanganan kepolisian.

Saat melaporkan, pihak bank membawa serta tersangka berikut barang bukti yang diperoleh berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh Bank Kalbar pusat.

Barang bukti yang diamankan sebagai bahan penyelidikan di antaranya sejumlah berkas, buku rekening, 24 kartu ATM Bank Kalbar, satu kartu ATM Bank Mandiri, dan berkas audit.

Dari penyelidikan sementara, penggelapan tersebut dilakukan terhadap 54 nasabah.

Ikadiah Marles mengaku, perbuatan tersebut dilakukan karena kegemarannya bermain judi online.

Aksi penggelapan dana milik nasabah itu pun bahkan sudah dilakukan sejak bulan Februari 2015 yang lalu. “Namun, ini masih kami dalami lagi, termasuk memeriksa istri tersangka,” kata Agus.

Mantan Miss Indonesia Dewi Anggraeni Jelaskan Judi Online

Lihat, nantan Putri Indonesia 2014. Dewi Anggraeni (21), menjelaskan judi pokerrepublik online pada waktu Kapolda Sulselbara Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar menggelar konferensi pers di hotel Grand Gahara Jl Hertasning, Minggu (25/10/015), kemarin.

Konferensi pers tersebut terkait Rekayasa kasus penculikan dan perampokan yang dilakukan staf keuangan wakil bupati Majene, Imran alias Osin (26), Jl Mansur Aco, kec Banggae Timur, kab Majene. Terungkap.

Dewi, wanita kelahiran Masamba yang juga masuk dalam 12 finalis Duta Humas 2016 ini menjelaskan bagaimana pelaku rekayasa melakukan permainan judi online.

Kapolda yang didampingi Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Frans Barung Mangera mendengar penjelasan tersebut dengan seksama.

Kapolda juga menjelaskan, kasus rekayasa tersebut pada awak media. Kasus tersebut awalnya terjadi pada, Kamis (22/10), lalu.

Pelaku yang awalnya mengakui sebagai korban melaporkan ke Polres Majene karena telah dihipnotis.

Korban yang pada saat itu dihipnotis membawa uang milik wakil bupati Majene sebesar 126 juta rupiah adalah uang keperluan kampanye raib bersama barang pribadinya, handphone samsung lipat dan handphone asus.

Bahkan rekayasan ini menjadi-jadi ketika korban mengakui dibawa oleh empat orang pelaku menggunakan mobil inova putih dan diturunkan diwilayah kabupaten Pinrang.

“Kasus rekayasa ini sudah langsung ditangani oleh Polda untuk tidak menimbulkan isu-isu lainnya. Apa lagi sekarang Sulsel sedang dalam pemilukada,” jelasnya.

Kasus tersebut terungkap ketika pelaku yang mengakui sebagai korban hipnotis. Ia mengakui perbuatannya pada pukul 03:00 dini hari, saat diperiksa tim dari Polda Sulselbar.

Ini Hal Menarik yang Akan Terjadi di Film Thor: Ragnarok

Hayo, siapa yang udah enggak sabaran nonton sekuel Marvel Cinematic Universe (MCU) yang paling dinanti, Thor: Ragnarok? Marvel’s Entertainment udah ngerilis beberapa trailer soal petualangan baru The God of Thunder ini.

Ini Hal Menarik yang Akan Terjadi di Film Thor: Ragnarok

Nah, untuk ngejelasin apa yang ada di trailer, gue ada sedikit bocoran nih soal Thor: Ragnarok. Enggak percaya? simak ulasannya di bawah ini ya.

 

Mjolnir Hancur

Pernah enggak sih lo ngebayangin Thor tanpa Mjolnir-nya? nah nanti petualangan Thor dimulai dengan hancurnya senjata andalan doi itu bro. Coba lo bayangin deh, makhluk segeda Hulk aja enggak bisa angkat itu Mjolnir. Tapi senjata ini bisa hancur dengan gampang oleh seseorang. Siapa sih orang itu sebenarnya?

 

Hela, Penjahat Wanita Utama Perdana dalam MCU

Coba deh lo nonton trailernya. Di situ ada cewek pakai kostum hitam dan bilang “Asgard is dead!”, nah buat yang enggak tau cewek itu namanya Hela, musuh utamanya Thor.

Hela sendiri merupakan penjahat wanita utama perdana MCU nih. Jadi Hela itu adalah dewi kematian Asgard dan penguasa Hel dan Niflheim. Enggak cuma itu, doi juga seorang dewi yang dipenjarakan ayahnya Thor, Odin selama ribuan tahun.

 

Thor dibuang ke Planet Sakaar

Hela ngebuang Thor dari Asgard ke planet bernama Sakaar. Nah, kalo Thor mau pulang, dia harus berusaha dulu sekuat tenaga buat mencegah pengancuran rumahnya dan kiamat buat penduduk Asgard.

 

Thor buat tim baru

Buat ngalahin penjahat yang kuat emang harus ada tim yang kuat. Karena itu, Thor kumpulin orang-orang lama dan baru buat bikin tim superhero untuk ngelawan si Hela. Akhirnya Thor satu tim dengan Hulk, Loki (adik tirinya), dan seorang anggota baru.

 

Apa sih artinya Ragnarok?

Dalam mitologi Nordik, Ragnarok berarti akhir sebuah dunia atau kiamat. Tapi, film ini lebih ngasih persepsi Ragnarok yang berbeda. Dalam film ini Ragnarok artinya sebagai kelahiran kembali dan dimulainya siklus baru kehidupan alam semesta.

Andalan Indonesia di FIM Asia Supermoto Championship

FIM Asia Supermoto Championship 2017 putaran kedua akan diselenggarakan di The Park Mall Solo Baru, Solo, Jawa Tengah pada 14-15 Oktober 2017. FIM Asia Supermoto Championship merupakan ajang kejuaran supermoto paling bergengsi di Asia.

Para pembalap bakal berlomba menaklukan sirkuit dengna motor 450cc yang dibuka sebagai kelas internasional. Rider-rider supermoto terbaik tanah air seperti Farhan Hendro dan Pedro Wuner yang ada di kelas utama juga akan ikut memeriahkan gelaran FIM Asia Supermoto Championship.

FIM Supermoto 2017

Farhan saat ini berada di peringkat tujuh dan Pedro Wuner berada di rangking ke-10. Wuner mengaku senang dengan hasil yang diraihnya pada putaran pertama.

“Tapi saya tahu kami bisa tampil lebih baik di kejuaraan ini. Semoga kami bisa membawa pulang trofi,” ujar Pedro Wuner.

Ada lima pembalap Indonesia yang bakal ikut andil. Ada wildcard yang didapatkan mereka dalam balapan di Solo kelak. Sementara andalan tetap ada pada Farhan dan Wuner. Sepak terjang mereka memang sudah lama di Supermoto.

Dusky Devil: Yamaha XSR700 Street Tracker

Selalu ada pepatah di dunia mobil dan motor: cepat, andal dan murah tapi lo cuma bisa memilih dua dari tiga kata itu. Meski begitu, datanglah Yamaha dengan motor MT / XRS mereka dan ternyata itu sama sekali tak benar.

MT10 dengan kinerja tingkat superbike tentu saja menjadi pilihan yang terbaik. Tapi di bawahnya ada yang lebih murah yang dibeli Senor Alberto dari Macco Motors yaitu XSR700.

Dusky Devil: Yamaha XSR700 Street Tracker

Macco membangun sejumlah besar motor modifikasi setiap tahunnya lalu dikirim ke seluruh dunia. Sejauh ini yang paling terkenal adalah Bonneville yang telah mereka garap.

Kini mereka membangun XSR yang dibangun dengan sebuah konsep tegas. Menonjolkan chassis yang dianggapnya sebagai sebuah berlian.

Ketimbang melakukan ubahan drastis karena anggaran yang terbatas, keputusan dibuat untuk memaksimalkan yang sudah ada pada motor itu. Dimulai dari subframe yang dipotong lalu sebuah ring dimasukan ke bingkai utama.

Dusky Devil: Yamaha XSR700 Street Tracker

Salah satu tujuan modifikasi ini adalah mengurangi berat motor. Membuat segala sesuatunya tampak minimal dari berbagai sisi.

Skema cat juga diperhitungkan dengan matang, campuran brilian antara hitam dan emas. Sebuah keputusan berani pada dilakukan pada tangki yang memamerkan garis agresif.

Harley Bisa Saingi BMW GS?

Sejak Ecan McGregor dan Charley Boorman menggunakan BMW GS untuk melintasi perjalanan epik mereka ke seluruh dunia. Kategori motor adventure pun sudah terjual dengan karakter kuat.

Merek yang beragam seperti Royal Enfield dan MV Agusta telah masuk dalam kategory tersebut. Namun BMW tetap menjadi standar emas.

Ada beberapa kelebihan dari series GS, meski para penantangnya sekarang punya hal-hal seperti GPS, kontrol stabilitas hingga fast-shifter dan teknologi lainnya.

harley

Gasser Customs pun membangun motor adventure seperti itu. Ini tentu saja merek motor yang tak pernah dipikirkan sebelumnya untuk genre tersebut yaitu Harley Sportster 1200 tahun 2005.

“Pelanggan membawakan kami motor setelah melihat salah satu karya kami di L.A Calendar. Dia ingin membuat motor petualangan yang spesifik,” kata Adam Gaspic.

Tak hanya menjual mesin asal Milwaukee tersebut untuk diubah menjadi motor adventure. Mereka juga menawarkan berbagai ubahan yang benar-benar unik.

harley

Langkah pertama adalah membuat motor lebih sporty dengan memberinya kelonggaran jarak pada suspensi. Seperangkat garpu up side down dirt bike modern dipilih karena kemampuan mereka.

Bagian terakhir adalah pelindung lumpur yang dipasang pada bagian depan. Itu juga permulaan sebelum menambah komponen penudkung lainnya untuk mengantarkan sang empunya motor berkeliling dunia.

Mendalami Kasus Judi Online, Dua Atasan Polisi Polda Jabar Diselidiki

Kasus dugaan suap perjudian poker terpercaya yang menyeret 2 perwira Polda Jawa Barat (Jabar), AKBP MB dan AKP DS, masih ditelusuri Bareskrim Polri. Polri berjanji akan terus mengungkap maksimal kasus ini, termasuk dugaan kaitan dengan polisi lainnya. Termasuk, atasannya.

“Kan terus diungkap secara maksimal, ada keterkaitan dengan anggota yang lain (atau) tidak, atasannya, bagaimana semua harus maksimal,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Ronny Franky Sompie di kantornya, Jakarta, Selasa (16/9/2014).

Ronny mengatakan, pihaknya akan berupaya maksimal agar kasus judi online ini benar-benar terungkap sekaligus menghindari kecurigaan publik. “Sehingga kita tidak dicurigai, karena nanti di sidang pengadilan akan berkembang,” ujar Ronny.

Menurut Ronny, Polri tidak akan melewati batas masa penahanan dalam merampungkan berkas. Kalau sudah maksimal maka berkas 2 polisi yang kini sudah menjadi tersangka itu akan diajukan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Ada batas waktu untuk penahanan. Kalau sudah maksimal, kita suguhkan dulu yang bisa dibuktikan dengan 2 alat bukti yang sah. Kita ajukan ke JPU,” ungkap dia.

Mantan Kapolwiltabes Surabaya itu menegaskan, ada tidak nya keterkaitan dugaan suap dengan pihak lain, termasuk atasan 2 polisi perwira menengah itu, akan dibuktikan lebih maksimal.

“Kalau tidak ada, ya sudah kita berusaha maksimal,” ujar dia.

Mantan Kapolres Sidoarjo itu menambahkan, nantinya di pengadilan akan terus berkembang. Sebab, di pengadilan kedua polisi itu tidak bisa menutup-nutupi, karena hakim dan jaksa akan lebih paham mengungkap ada atau tidak nya keterlibatan atasan mereka.

“Di sidang lebih terbuka. Penyidikan yang penting hasil pengungkapan bisa dibuktikan,” tandas Ronny. (Mut)

12 WNA Diperiksa Polisi Pekanbaru, Diduga Berbisnis Judi

12 Warga negara asing (WNA) diperiksa di Mapolresta Pekanbaru, Riau, karena diduga terlibat kasus penipuan dan perjudian pkrrepublik online. Mereka pun diperiksa secara intensif di Satuan Intelijen dan Keamanan Polresta Pekanbaru.

Kepala Sub Pengawasan Kantor Imigrasi Kelas I Pekanbaru Torang Pardosi di Mapolressta menjelaskan, para WNA itu diamankan di sebuah rumah mewah di Jalan Cemara Nomor 57, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail, Pekanbaru, Rabu (17/9/2014).

“Saat ini, 9 orang WNA tengah menjalani pemeriksaan di Sat Intelkam Polresta Pekanbaru. Sementara, 3 orang lagi harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Awal Bross, Pekanbaru. Satu di antaranya harus dioperasi karena mengalami patah kaki,” ujar Torang.

Menurut Torang, dari 4 paspor yang telah diamankan diketahui bahwa WNA itu berasal dari Taiwan. “Keempatnya menggunakan visa turis. Satu WNI juga diamankan,” lanjut Torang.

Sedangkan 8 orang lagi, immbuh Torang, tidak memiliki dokumen resmi. “Kita masih menggali informasi mengenai status kewarganegaraan ke-8 orang tersebut,” kata dia.

Dari semua WNA itu, dua di antaranya merupakan wanita. “Dalam penggerebekan tadi, masih banyak WNA yang kabur. Saat ini masih dilacak keberadaannya,” pungkas Torang.

Sebelumnya, rumah dimaksud yang diduga milik Jimmy Rahim, digerebek puluhan warga dan polisi karena diduga menjadi sarang perjudian dan penipuan online.

Awal penggerebekan karena warga mencuriga aktivitas penghuni rumah. “Kami sudah mencurigai selama 6 bulan terakhir,” ujar Ratno (57), warga yang bertempat tinggal tidak jauh dari tempat kejadian perkara atau TKP.

Selama ini, jelas Ratno, rumah selalu dalam keadaan terkunci tapi sering didatangi orang-orang yang tidak dikenal pada malam hari. “Penghuni rumah tidak pernah bergaul dengan warga,” lanjut ibu rumah tangga tersebut.

Pada awalnya, warga menduga rumah tersebut dijadikan tempat transaksi dan penggunaan narkoba. “Kalau keadaan seperti ini, tidak pernah kami kira sebelumnya,” tukas dia.

Sementara itu, Fadil (42), warga lainnya menyatakan kalau warga telah sering melaporkan kepada ketua RT dan RW setempat, tapi tidak ditanggapi. Kemudian warga melapor ke polisi.

Begitu dicek warga dan polisi, puluhan orang penghuni melarikan diri melalui tembok belakang. Kecurigaan warga dan polisi bertambah.

Tak lama kemudian, puluhan petugas petugas di lapangan menggerebek rumah. Hingga pukul 18.00 WIB, petugas kepolisian yang turut didampingi beberapa orang dari Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Riau, berhasil mengumpulkan barang bukti, yang diduga sebagai alat pelaku untuk melancarkan aksinya dalam praktik judi atau penipuan secara online.