Madrid Ikat Varane Sampai 2022

Bek Prancis Raphael Varane sepertinya akan masih panjang kariernya sebagai bek andalan Real Madrid. Terbukti ia baru saja diikat kontrak lumayan panjang di Los Blancos.

Bek yang berkali-kali diincar mantan mentornya sendiri, Jose Mourinho untuk pos di belakang MU itu meneken kontrak anyar.

Seperti dilansir dari situs resmi klub Santiago Bernabeu, Varane diikat sampai Juni 2022. Bagi klub peminat tentu bisa aja membajak bek tengah satu ini.

Madrid Ikat Varane Sampai 2022

Tapi klub itu mesti menggelontorkan klausul tingginya. Varane dikontrak panjang setelah kompatriotnya di Madrid, Karim Benzema juga meneken kontrak baru.

“Real Madrid dan Varane sepakat memperpanjang kontrak sang pemain, yang akan membuatnya tetap bertahan di klub hingga Juni 2022,” bunyi kesepakatan tersebut.

Eks pemain Lens ini join sama Madrid sejak 2011 silam sebagai pelapis bek utama Madrid saat itu. Namun sejak datang pemain timnas Les Bleus ini makin terus dipercaya.

Dua musim bursa transfer 2017 Varane terus dikaitkan dengan Mourinho yang baru menukangi Setan Merah. Tapi ia kayaknya masih setia bersama El Real.

Kalah Memalukan, Ancelotti Fix Dipecat Bayern Munchen!

Kekalahan memalukan dari PSG dan inkonsistensinya di Bundesliga, Bayern Munchen akhirnya mengambil sikap. Mereka memecat Carlo Ancelotti.

Ancelotti emang dianggap sudah kehilangan gairah menangani Die Roten. Bahkan santer Don Carletto sudah siap pergi ke China hingga fokusnya terpecah.

Puncaknya kekalahan Robert Lewandowski cs kalah telak di Liga Champions oleh PSG menjadi trigger diambilnya keputusan memecat eks pelatih Chelsea, Real Madrid dan AC Milan tersebut.

Kalah Memalukan, Ancelotti Fix Dipecat Bayern Munchen!

CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge mengumumkan Bayern resmi memecat Ancelotti setelah menjalani pertandingan ke-60.

“Performa tim sejak awal musim tidak sesuai dengan yang kami harapkan. Laga di Paris dengan tegas menunjukkan kami harus mengambil konsekuensi. Hasan Salihamidzic dan saya bicara dengan Ancelotti dalam sebuah diskusi yang terbuka dan serius hari ini,” papar Rummenigge di situs resmi klub.

Segala kepayahan musim ini memang terasa. Tapi semenjak datang Italiano satu ini langsung mempersembahkan 1 gelar Bundesliga dan 2 Piala Super Jerman.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ancelotti atas kerja sama dan menyesalkan apa yang terjadi musim ini. Ancelotti adalah teman saya dan akan tetap seperti itu,” tambah Rummenigge.

Kabar santernya Ancelotti sudah menjalin komunikasi dengan klub kaya China Guangzhou Evergrande.

Ini Dia 3 Calon Bintang Masa Depan Manchester United

Manchester United emang udah lama nih enggak menghasilkan pemain hebat dari tim akademinya. Dari era Class 92, MU lebih sering membeli pemain jadi dari klub lain.

MU udah mulai merekrut beberapa talenta berbakat dari berbagai penjuru dunia untuk dibina di tim akademinya. MU sangat berharap tim akademinya bisa menghasilkan pemain hebat dalam waktu dekat.

Nah sekarang ini semuanya membuahkan hasil nih. MU sekarang punya penyerang hasil binaan akademinya sendiri yang sekarang jadi andalan di tim utama, yaitu Marcus Rashford.

Enggak cuma itu, tim akademi MU saat ini juga punya beberapa pemain berbakat yang siap diorbitkan dalam waktu dekat loh. Penasaran siapa aja? ini dia calon bintang masa depan MU.

 

Angel Gomes

Ini Dia 3 Calon Bintang Masa Depan Manchester United

Pemain 17 tahun ini pernah mendapatkan kesempatan debut di tim utama MU akhir musim lalu saat menghadapi Crystal Palace. Walaupun ayahnya berasal dari Portugal, ternyata Gomes lebih memilih membela timnas Inggris. Gomes pernah memperkuat tim U-16, U-17 dan U-18 Inggris. Bahkan dia selalu dipercaya menjadi kapten.

Nah, karena Gomes ini pemain yang bertalenta, jadi jangan heran kalo banyak klub yang mau membelinya. Salah satunya seperti Barcelona yang sangat berminat untuk menampung Gomes.

 

Tahith Chong

Ini Dia 3 Calon Bintang Masa Depan Manchester United

Chong dibeli MU dari Feyenoord Rotterdam pada 2016. Tapi, MU menempatkan Chong di tim akademi dulu nih dan terbiasa bermain di sayap kiri. Pemain 17 tahun ini punya kecepatan dan kemampuan individu yang ber-skill. Gaya mainnya aja mirip sama legenda MU Ryan Giggs. Bahkan doi juga selalu memakai kostum dengan nomor punggung 11 sama seperti Giggs.

 

Callum Gribbin

Ini Dia 3 Calon Bintang Masa Depan Manchester United

Nah, kalo calon bintang MU yang satu ini memiliki kemampuan olah bola yang luar biasa. Dulu, Gribbin sampai nyaris dibeli oleh rival abadi MU, Liverpool. Pemain 18 tahun itu sudah masuk ke tim reserves MU tahun ini.

Gribbin bermain sebagai gelandang serang di MU. Banyak yang menilai kalo doi bakalan jadi penerus Paul Scholes di masa depan.

Alexis Sanchez Udah Nggak Punya Gairah Di Arsenal?

Teka-teki penyerang nomor 7 Arsenal, Alexis Sanchez kembali terangkat. Sanchez diklaim sebenernya udah nggak punya gairah lagi di Emirates Stadium.

Striker Internasional Chile terlihat mandek di laga terakhir jumpa West Bromwich Albion. Bahkan ia mulai tak dirotasi Mr Wenger.

Alexis Sanchez Udah Nggak Punya Gairah Di Arsenal?

Padahal ia selama ini selalu jadi andalan. Masa depan Sanchez memang udah lama di pergunjingkan.

Dilansir Mirror sampai Express, eks pemain Udinese dan Barcelona ini kabarnya udah gerah dengan performa The Gunners di bawah asuhan Arsene Wenger.

Meski gajinya udah dinaikin tinggi, itu pun kayaknya nggak jadi pengaman buat sayap lincah satu ini bertahan.

Sanchez yang memenangkan banyak gelar dulu di Camp Nou begitu merindukan trofi prestis. Dan ia mulai mempertimbangkan cabut.

MU sampai Bayern Munchen adalah klub yang masih tertarik menyeretnya keluar dari markas Meriam London.

‘The Voice of MotoGP’ Pensiun

Lo pernah penasaran nggak siapa sosok yang selalu mengomentari balapan Valentino Rossi hingga Marc Marquez? Suaranya nggak gengges meski kadang meledak-ledak.

Bagi sebagaian orang mungkin komentar tersebut bukan hal yang penting. Tapi bagi pecinta MotoGP tidak demikian, karena sosok di belakang suara itu adalah Nick Harris yang legendaris.

Komentator MotoGP asal Inggris itu sudah 38 tahun menemani para pecinta kelas premier dengan suara dan komentar-komentarnya. Ternyata ini musim terakhir Harris karena ia akan pensiun.

'The Voice of MotoGP' Pensiun

Pria asal Inggris ini memulai debut karirnya sebagai komentator sejak balap motor sejak tahun 1974. Selain suara knalpot yang menggema di setiap balapan, pria itu juga punya julukan ‘The Voice of MotoGP’.

“MotoGP sudah menjadi bagian hidup saya. Tidak ada yang lebih menyenangkan dari keramaian pada saat saya sedang berkomentar untuk MotoGP,” katanya.

Kabar mengenai rencana Nick Harris untuk pensiun datang dari rekan-rekanya yang ada di paddock sirkuit Aragon Spanyol. Mereka memberikan penghormatan untuk Harris.

Nick Harris akan berkomentar untuk terakhir kalinya pada November di GP Valencia. Steve Day kabarnya akan menjadi pengganti sosok Harris.

Rossi Terlalu Ngotot Tampil Di Aragon

Valentino Rossi membantah dirinya berjuang keras demi persaingan gelar juara dunia MotoGP 2017. Pembalap Movistar Yamaha itu bahkan rela tampil meski cedera.

“Ini bukan untuk kejuaraan. Saya pikir semuanya terbuka, tapi saya pikir ini terbuka hanya untuk tiga pembalap teratas,” ujar Rossi.

Tiga pembalap teratas adalah Marc Marquez, Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales. Namun ia punya misi lain memaksakan tampil di sana untuk membayar absennya di Misano.

“Ini karena saya ingin mencoba kembali ke kondisi yang bagus secepat mungkin dan saya pikir ini adalah cara yang terbaik. Saya ingin berada di sini, saya sangat menderita setelah absen pada balapan di Misano,” tuturnya.

Rossi Terlalu Ngotot Tampil Di Aragon

Rossi menderita cedera tulang tibia dan fibula yang diperkirakan memakan waktu hingga 40 hari untuk penyembuhan. Pembalap asal Italia itu membuat perkembangan luar biasa.

“Pastinya akan sangat sulit untuk finish di Aragon, tapi sangat penting untuk tidak kehilangan satu seri lagi,” tukasnya.

Aubameyang: Saya Dikejar Milan, PSG Sampai Klub China, Tapi.

Striker Borussia Dortmund, Piere-Emerick Aubame yang blak-blakan soal isu transfernya yang santer tapi malah batal pindah. Striker cepat ini mengaku dikejar banyak klub.

Dari para raksasa, sampai klub kaya raya asal Tiongkok yang belakangan terus aja masih tebar pesona. Nah, ada kekecewaan Aubameyang batal pindah.

Tapi ia mengaku profesional dan cukup bisa menjalani karier dengan Dortmund. Yang mengecewakan striker asal Gabon adalah ketika semuanya hampir terealisasi, tapi banyak faktor menggagalkan kepindahannya ke luar Signal Iduna Park.

Aubameyang

Soal Madrid seperti dilansir RMC, Aubameyang meyakini bahwa klub raksasa La Liga ini nggak beneran pengen jasanya.

“Saya tak boleh bicara lagi soal Madrid. Mereka tak menginginkan saya. Tak masalah, saya akan terus maju, saya baik-baik saja di Dortmund. Kami punya kesepakatan dengan Dortmund, bahwa saya bisa pergi. Namun itu tak terjadi. Saya kecewa. Namun saya cukup bahagia untuk bertahan,” ucapnya.

Nah, Milan adalah mantan klub yang sebelumnya serius mengejarnya. Tapi seperti PSG, semuanya tak terlaksana.

“Milan menawarkan sesuatu. Saya amat tertarik, namun itu tak terjadi karena beberapa alasan. Saya juga bertemu dengan presiden PSG, sebelum Antero Henrique menjadi direktur sepakbola. Mereka kemudian memutuskan takkan mentransfer saya,” tambahnya.

Soal China, bomber nyentrik ini tak terlalu memikirkannya. “China saya tak serius memikirkan mereka, kurang profesional. Pembahasan klub China adalah bencana, ” cibir Aubameyang.

Klub China yang ingin banget jasanya diketahui adalah Tianjin Quanjin sebagaimana dilansir FourFourTwo.

Movistar Yamaha Datang Dengan Formasi Lengkap

Movistar Yamaha datang ke MotoGP Aragon dengan perasaan bahagia. Mereka akhirnya telah dikonfirmasi bakal menurunkan formasi lengkap di sana.

Valentino Rossi yang mengalami cedera disebut telah dinyatakan pulih. The Doctor pun sudah bisa tampil pada balapan seri ke-14 itu.

“Pertama-tama tim berharap bisa menyambut Rossi dan krunya. GP Aragon sangat spesial bagi tim dan kami juga bisa memulai tim dan pembalap yang lengkap,” kata Direktur tim Yamaha, Massimo Meregalli.

Movistar Yamaha Datang Dengan Formasi Lengkap

Kehadiran Rossi tentu menjadi spesial, apalagi bukan tak mungkin Rossi bisa podium dan kembali dalam perburuan gelar juara dunia. Selain itu, catatan Rossi di sirkuit itu juga cukup mentereng.

Dalam dua musim terakhir, Rossi sukses menempati podium ketiga. Ini jauh berbanding terbalik dengan rapor rekan setimnya, Maverick Vinales yang belum pernah naik podium.

“Ini benar-benar menjadi balapan yang mengasyikan. Untuk kejuaraan Maverick tertinggal 16 poin di belakang pimpinan klasemen dengan lima balapan tersisa. Jadi kami bertekad untuk mendapatkan hasil terbaik dan menurunkan defisit poin,” pungkas Meregalli.

Duo Ducati Bidik Podium Aragon

MotoGP Aragon akan digelar pada akhir pekan ini. Sementara sesi latihan bebas sudah akan dilakukan siang ini hingga kualifikasi pada Sabtu.

Aragon bakal jadi pertarungan sengit bagi tiga rider, Andrea Dovizioso, Marc Marquez dan Maverick Vinales. Nama pertama memang begitu antusias menghadapi balapan kali ini.

Kesuksesan meraih podium di GP San Marino juga memberinya keyakinan bahwa Ducati bisa kompetitif di semua lintasan.

“MotorLand Aragon adalah trek yang sangat bagus tapi agak tidak biasa, sangat berbeda dari Misano. Namun saya dan tim sangat bersemangat dengan lima balapan terakhir, jadi saya akan kembali ke podium akhir pekan ini,” ungkap Dovi.

Duo Ducati Bidik Podium Aragon

Lorenzo juga punya semangat membara. Meski gagal dua pekan lalu, X-Fuera ingin membuktikan sesuatu di depan publiknya sendiri. Sirkuit itu juga sangat dekat dengannya karena pernah menjadi juara pada musim 2014 dan 2015.

“Sekarang kita sampai di Aragon, salah satu sirkuit yang paling saya rasakan sebagai rumah sendiri, di mana saya memiliki kenangan indah. Jadi saya berharap bisa memanfaatkan kenyataan bahwa saya berlomba di rumah untuk mencetak hasil yang bagus,” katanya.

Ancelotti Siap Ke China, Bayern Sudah Kehilangan Gairah Sejak Lama

Carlo Ancelotti kabarnya sudah siap hengkang dari Bayern Munchen. Hebohnya Ancelotti akan pergi ke Liga China.

Kritik tajam kemudian terlontar dari pelatih legendaris Italia, Arrigo Sacchi. Bayern disebutnya sudah lama kehilangan gairah bermain.

“Saya menyaksikan semua pertandingan Bayern Munchen dan merasa para pemain telah kehilangan semangat. Saat semakin tua, Anda akan kehilangan gairah dan hasrat, begitulah hidup,” nilai Sacchi.

Ancelotti Siap Ke China, Bayern Sudah Kehilangan Gairah Sejak Lama

Kepada Sport1, Sacchi menyarankan agar Die Roten segera menemukan pengganti Ancelotti. Suksesor Josep Guardiola dianggap sudah tak fokus di Bundesliga.

Masalah sebenarnya sudah tercium dari keluhan penyerang Thomas Muller. Muller yang selalu jadi andalan di era Pep, gerah tak pernah mendapat jaminan pos dan jam bermain di bawah Don Carletto.

Perpecahan tercium pula dari tingkah bengal winger senior Arjen Robben yang sering kambuh.