Kasus Duel ala Gladiator, Hati Hilarius Sobek Empat Sentimeter

Kasus Duel ala Gladiator, Hati Hilarius Sobek Empat Sentimeter – Berdasarkan hasil autopsi diketahui bahwa Hilarius Christian Even Raharjo yang menjadi korban duel ala gladiator, menderita luka dalam akibat pukulan keras benda tumpul. “Ada luka dalam, bagian hati sobek sepanjang 4 sentimeter dan lebar 0,5 sentimeter sehingga terjadi pendarahan di rongga perut,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Reskrim Polres Bogor Kota Komisaris Choerudin, Kamis, 21 September 2017. Namun Ahmad belum bisa memastikan apakah luka itu yang menjadi penyebab kematian Hilarius. Untuk mendapat kesimpulan itu, penyidik masih menunggu hasil autopsi lengkap dari tim forensik Polda Jawa Barat.

Menurut Ahmad, penyidik saat ini tengah menelusuri motif duel ala gladiator yang melibatkan siswa SMA Budi Mulia dan SMA Mardi Yuana. Di kalangan siswa di dua sekolah itu, duel maut ini diberi istilah “bom-boman”. Diduga kegiatan ilegal ini sudah menjadi tradisi selama empat tahun dan baru berhenti setelah Hilarius tewas. “Motifnya masih kami dalami, apakah karena rivalitas atau hal lain. Kami masih menunggu hasi pemeriksaan tersangka,” katanya.

Untuk menggali informasi itu, polisi sedang memeriksa empat tersangka yang sudah ditangkap, yakni B, M, H, dan T. Tersangka B ditangkap di Yogyakarta pada Rabu lalu. Dia dikeluarkan dari SMA Mardi Yuana pacatewasnya Hilarius. Dari hasil pemeriksaan diketahui B adalah siswa yang bertarung dengan korban. Tersangka H ditangkap di rumah kerabatnya di Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor. Dia diduga sebagai orang yang menyuruh B bertarung dengan Hilarius. Sedangkan tersangka M berperan sebagai wasit dalam duel ala gladiator tersebut. Dia kuliah di Bandung dan kami tangkap di sana, kata Ahmad.

T menjadi tersangka terakhir yang ditangkap. Dia sudah tidak bersekolah dan tinggal di Kelurahan Kebon Pedes Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor. T adalah senior di SMA Budi Mulya yang diduga memaksa Hilarius untuk berduel ala gladiator melawan B.