Pembunuh Pasutri Bos Garmen Akhirnya Terungkap

Pembunuh Pasutri Bos Garmen Akhirnya Terungkap – Ahmad Zulkifli, salah satu tersangka kasus perampokan sadis ternyata sakit hati bukan karena dipecat oleh pasangan suami istri bos pabrik garmen, Zakaria Husni (58) dan Zakiya Masrur (53). Pengacara keluaga korban, Jhony Mazmur W Manurung mengungkapkan, alasan Zul membunuh kliennya awalnya dipicu soal bisnis penjualan rumah. Bos garmen itu pernah minta Zul untuk membantu menjualkan rumah yang bangun di kawasan Kreo, Tangerang. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya merilis pelaku pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan dengan korban MD Pasutri Zakarian Husni dan Zakiya Masrur, bos garmen, di kawasan Bendungan Hilir, di Jakarta, Jumat (15/9).

“Jadi salah satunya ada masalah korban jual rumah, dia (Zakaria) menyuruh si Zul ini menawarkan rumahnya ke calon pembeli, tapi tidak berhasil ya kan,” kata Jhony saat dihubungi Suara.com, Selasa (19/8/2017). Menurutnya, rumah tersebut akhirnya dijual korban tanpa melalui perantara Zul. Namun, Zul yang merupakan mantan sopir korban tetap meminta jatah dari penjualan rumah tersebut.

“Karena tidak berhasil si korban menjual ke pihak lain tanpa melalui Zul, ya kan, lalu si Zul minta komisi dari penjualan itu, sementara ini kan tidak berhasil, tidak diberikan oleh korban. Di situ, dia (Zul) sakit hati,” terangnya. Jhony juga menuturkan, uang untuk membangun rumah tersebut juga sering digelapkan oleh Zul. “Jadi sebelumnya juga ada lagi masalah mereka nih, bahwa waktu itu pembangunan rumah si korban di Kreo, itu uang pembangunannya pun banyak digelapkan oleh si Zul. Bangunannya sudah berdiri, sudah dijual,” klaimnya. Dia juga membantah korban memecat Zul dan dua mantan karyawan bernama Sutarto dan Engkos Kuswara.

Jhony mengungkapkan, saat perusahaan garmen milik korban di kawasan Tangerang dipindahkan ke Pekalongan, Jawa Tengah, Zul memutuskan untuk berhenti bekerja dan meminta uang pesangan kepada korban.

“Sementara si Zul ini tak mau ikut ke Pekalongan. Nah, si Zul mendatangi pak haji (Zakaria) nih minta pesangon, sementara pak haji itu tak ada kata pecat sama dia, ‘udah deh saya cabut aja tapi minta pesangon gitu,” katanya. Sementara di lain sisi, kata Jhony, Zul memiliki hutang kepada korban sebesar Rp6,5 juta. Saat itu, korban baru akan memberikan uang pesangon apabila Zul terlebih dahulu melunasi hutangnya. Jhony menyampaikan, Zul memang kerap meminjam uang saat korban masih hidup.

Karena usahanya meminta uang pesangon tak berhasil, akhirnya Zul memiliki niat jahat untuk memengaruhi Sutarto dan Engkos agar berhenti bekerja saat perusahaan garmen tersebut dipindahkan ke Pekalongan. Jhony juga menambahkan, selama menjadi karyawan, ketiga tersangka memang memiliki kebiasaan pergi ke tempat hiburan malam untuk berfoya-foya.

“Di situlah pemicu sakit hatinya Zul bersama tersangka lain, karena bertiga ini hobinya bersenang-senang, karoke, main perempuan gitu kan,” kata Jhony. Pasutri itu tewas karena mengalami penganiayaan saat tiga mantan karyawan merampok rumah korban di Jalan Pengairan, nomor 21, RT 11, RW 6, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (10/9/2017) malam.

Setelah menggasak harta benda korban, kawanan perampok tersebut membuang jasad pasutri di ke sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah. Ketiga perampok sadis itu ditangkap saat sedang karaoke di hotel kawasan Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (12/9/2017) malam. Zul, mantan sopir sekaligus otak perampokan sadis ditembak mati karena mencoba melarikan diri ketika diajak untuk pengembangan kasus.

Bank BUMN Janjikan Tak Pungut Biaya Top Up Uang Elektronik

Bank BUMN Janjikan Tak Pungut Biaya Top Up Uang Elektronik – Bank badan usaha milik negara (BUMN) yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan mengikuti aturan Bank Indonesia (BI) terkait biaya pengisian saldo uang elektronik atau top up. Namun, Himbara berjanji tidak akan memberatkan masyarakat. Ketua Himbara Maryono menyampaikan hal itu di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Selasa (19/9/2017).

“Seandainya ketentuan diatur, sesuai ketentuan tetap kita melakukan sesuatu simulasi-simulasi. Tujuannya, untuk meringankan masyarakat,” kata dia. Maryono mengatakan, anggota Himbara sepakat untuk membebaskan biaya top up. Meski demikian, dia menegaskan, akan mengikuti ketentuan BI.

“Semua empat bank tergabung dalam Himbara, semua sepakat bahwa untuk top up ini adalah kita berikan suatu kebebasan. Namun, tetap ikuti ketentuan-ketentuan yang diatur regulator,” ujar dia.

Maryono menuturkan, Himbara tengah melakukan simulasi terkait biaya top up uang elektronik jika hal tersebut benar diterapkan. Soal besarannya, Maryono tak menerangkan secara rinci. Dia menuturkan, itu masih dalam tahap finalisasi.

“Ini sedang dibahas sampai sekarang sedang melakukan finalisasi berapa sih biaya-biaya dan sebagainya. Seandainya biaya dikenakan bukan semata-semata menambah pendapatan bank, tapi untuk mempermudah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar dia.

Kapolri Memerintahkan Seluruh Polda Untuk Menyisir Peredaran Pil PCC

Kapolri Memerintahkan Seluruh Polda Untuk Menyisir Peredaran Pil PCCKapolri Memerintahkan Seluruh Polda Untuk Menyisir Peredaran Pil PCC – Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan seluruh jajaran Polda di Indonesia menyisir peredaran pil PCC. Pil PCC ini membuat puluhan orang jatuh sakit hingga ada yang tewas di Kendari, Sulawesi Tenggara. “Sekarang diperintahkan Bapak Kapolri seluruh polda untuk melakukan operasi. Jadi menyisir daerah masing-masing apakah ada pil PCC di masing-masing daerah,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/9/2017). Operasi penyisiran pil PCC didasari keputusan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang melarang peredarannya sejak 2013. Setyo mengatakan, data terakhir yang diterimanya, tragedi pil PCC memakan korban 76 orang.

“Korban terakhir 76 orang. PCC sudah lama, dari 2013 sudah dilarang oleh BPOM,” jelas Setyo. Kabid Humas Polda Sultra AKBP Sunarto mengatakan polisi sudah memeriksa 50 saksi. Hingga siang tadi, jumlah tersangka yang telah ditetapkan sebanyak 16 orang.

“Hingga hari ini kami sudah melakukan pemeriksaan kepada 50 orang saksi dan telah ditetapkan 16 tersangka dan telah kami lakukan penahanan. Keenam belas tersangka tersebut antara lain RS (27), FA, ST (39), MR, WYK, AM, PS, HS, ES alias EL, AC, FR alias FN, AR, HP, AR alias OCE dan dua tersangka baru, yakni JP alias LI dan SS alias BT,” terangnya di Mapolda Sultra, Senin (18/9).

Bareskrim Temukan 4 Ton Bahan Pil PCC Di Cimahi

Bareskrim Temukan 4 Ton Bahan Pil PCC Di CimahiBareskrim Temukan 4 Ton Bahan Pil PCC Di Cimahi – Polisi menggerebek sebuah pabrik terkait kasus pil PCC di Cimahi, Jawa Barat. Pabrik tersebut menyimpan bahan baku obat berbahaya itu. “Iya (ada penggerebekan). Ada temuan terkait dengan temuan pil PCC. Di situ tempat bahan bakunya,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto ketika dimintai konfirmasi detikcom, Senin (18/9/2017).

Hingga pukul 16.40 WIB, penggerebekan yang dipimpin Wadir Tipid Narkoba Bareskrim Kombes Jhon Turman Panjaitan itu masih berlangsung. Ada lebih dari 4 ton bahan baku pil PCC yang disita. “Di situ tempat bahan bakunya, ada sekitar 4 ton lebih,” ujarnya. Eko mengatakan akan menindak seluruh peredaran obat-obat yang dinilai membahayakan masyarakat. Kasus peredaran pil PCC ini, dikatakan Eko, menjadi perhatian polisi.

“Kita turun tangan semua. Yang di Cimahi, yang pimpin Wadir. Ini atensi. Kita tidak main-main, kita sikat semua obat-obat berbahaya,” tegas Eko.

Iphone X Di Hargai Rp 1 Jutaan, Serius?

Iphone X Di Hargai Rp 1 Jutaan, Serius?Iphone X Di Hargai Rp 1 Jutaan, Serius? – Beberapa hari setelah peluncuran resminya di Apple Park di Cupertino, California, sebuah versi palsu dari iPhone X dijual di pasar. iPhone X palsu itu dijual seharga 800 yuan atau sekitar Rp1,6 juta di Shenzen, Cina.

Desain smartphone palsu ini memiliki beberapa kesamaan dengan iPhone X, salah satunya tidak memiliki tombol Home. Namun, pilihan warnanya hanya terdiri dari versi Silver, tidak selengkap versi aslinya.

Sayang, tidak diketahui jelas apa merek ponsel Cina tersebut dan bagaimana spesifikasi lengkapnya.

Seperti diketahui, iPhone X asli menggunakan layar OLED 5,8 inci, sudah menggunakan “super retina display”, dengan resoulusi 1125×2436, yang diklaim mampu menayangkan gambar kaya warna dan lebih hidup serta dibanderol 999 dolar AS atau kisaran Rp13 jutaan. Harga yang kontras dengan buatan Cina

Konsumsi Sayur Ini Malah Membuat Gendut, Hindari Semua Sayuran Ini

Konsumsi Sayur Ini Malah Membuat Gendut, Hindari Semua Sayuran IniKonsumsi Sayur Ini Malah Membuat Gendut, Hindari Semua Sayuran Ini – Sayuran menjadi satu jenis makanan yang sangat diperlukan bagi tubuh. Kandungan vitamin, mineral, serat, karbohidrat dan elemen lainnya sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan tubuh dan menjada diri tetap sehat serta bugar. Sayang, tidak semua sayuran memberikan manfaat. Ada beberapa sayuran yang justru memberikan bahaya bagi tubuh bila terlalu sering dikonsumsi. Dilansir TribunTravel.com dari laman articlesofhealthcare.com, sebuah studi yang dilakukan Harvard TH Chan School of Public Health mengungkapkan fakta jika ada satu jenis sayuran yang bisa membuat berat badan seseorang meningkat.

Studi tentang diet setiap hari ini diikuti oleh sekitar 130 ribu orang dewasa. Peneliti mencatat menu apa yang dimakan peserta dalam seminggu selama empat tahun. Dalam penelitian mereka memperoleh hasil yang mengejutkan. Dimana mereka menemukan peningkatan berat badan peserta selama penelitian. Setelah ditelusuri terungkap ada jenis sayuran yang berhubungan erat dengan berat badan. Sayuran ini ternyata tidak sesehat yang dipikirkan selama ini. Dalam catatan penelitian, kandungan tepung dalam sayuran seperti jagung, kentang, dan kacang polong menjadi penyebab utama peningkatan berat badan peserta.

Yang paling berpengaruh adalah jagung, karena dalam 0,9 kg per porsi dapat menaikkan berat badan secara signifikan selama periode empat tahun. “Jagung adalah yang terburuk. Jagung dapat menaikkan berat badan hingga 0,9 kg per porsi selama empat tahun,”seperti yang ditulis oleh halaman Byrdie. Pasalnya, jagung dengan kadar glikemik tinggi akan memicu kenaikan kadar gula darah. Selain itu, peningkatan ini cukup intens dan akhirnya menimbulkan rasa kecanduan. Akibatnya, peserta akan makan lebih banyak makanan ini dan berdampak pada kenaikan berat badan.

Jangan Harap Game Ini Masuk Ke Indonesia

Jangan Harap Game Ini Masuk Ke Indonesia – Siapa yang menciptakan game kontroversial Fight of Gods yang menghebohkan beberapa negara? Setelah ditelusuri, diketahui jika game itu dipublikasikan perusahaan asal Inggris bernama PQube. “PQube adalah publisher, distributor dan penyedia layanan industri hiburan interaktif dengan jangkauan global di Inggris, Eropa, Timur Tengah, Australia, Amerika Utara dan Amerika Selatan,” demikian tertulis di situs resminya.

Mereka telah meluncurkan bermacam game dan Fight of Gods adalah salah satu yang terbaru. PQube merilisnya pada awal September melalui platform Steam. PQube bertindak selaku publisher, sedangkan pembuat Fight of Gods adalah developer game indie bernama Digital Crafter. Game tersebut secara grafis atau gameplay katanya biasa-biasa saja.

Namun memang temanya sangat kontroversial, menyajikan pertarungan sosok suci di berbagai agama. Tak heran jika Malaysia sampai mengancam memblokir Steam jika tak ‘mengenyahkan’ game itu. Otoritas Indonesia dan Thailand juga melakukan langkah serupa. Game tersebut diminta segera dihapus oleh Steam karena dinilai sangat tidak pantas dimainkan.

CEO Apple Bantah Produknya Diperuntukan Orang Kaya

CEO Apple Bantah Produknya Diperuntukan Orang KayaCEO Apple Bantah Produknya Diperuntukan Orang Kaya – Gadget Apple dikenal mahal, apalagi dengan gosip iPhone 8 harganya paling tinggi dibanding generasi iPhone selama ini. Namun demikian, CEO Apple Tim Cook menegaskan produknya bukan hanya untuk orang kaya. “Jika kalian melihat seluruh lini produk kami, kalian bisa membeli iPad di bawah harga USD 300. Kalian juga bisa membeli iPhone dengan rentang harga yang sama, tergantung modelnya,” sebut Cook yang dikutip detikINET dari CNBC. “Jadi produk itu bukan buat orang kaya.

Kami tentunya tidak akan memproduksi miliaran produk yang aktif jika kami membuat mereka untuk orang kaya,” papar pria berkacamata ini. Cook juga membantah kalau Apple mengambil untung besar dari penjualan produk-produknya. Menurutnya, banyak perusahaan lain berbuat lebih parah. “Ada banyak perusahaan dengan margin jauh lebih tinggi. Kami memasang harga sesuai value produk kami.

Dan kami coba membuat produk yang sangat baik,” kilahnya. Pada 12 September waktu Amerika Serikat, Apple dipastikan meluncurkan generasi baru iPhone. Dari kabar yang beredar, harga iPhone 8 paling murah akan mencapai USD 1.000, lebih mahal ketimbang iPhone sebelumnya. Panel OLED yang akan dipakai iPhone 8, bisa dibilang adalah jenis layar terbaik untuk ponsel. Dan panel itu juga yang membuat harga iPhone terbaru nanti menjadi sangat mahal.

Pembunuhan Siswi Smp Di Pemalang

Pembunuhan Siswi Smp Di PemalangPembunuhan Siswi Smp Di Pemalang – AR (17) pembunuh sadis pelajar SMP di semak-semak kebun jagung, saat ini sudah mendekam di balik jeruji tahanan di Mapolres Pemalang, Rabu (13/9/2017). Pelaku terancam hukuman berat atas perbuatan keji yang dilakukannya terhadap bocah yang masih di bawah umur.  “Pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 15 tahun penjara,” ucap Kasatreskrim Polres Pemalang AKP Akhwan Nadzirin, Rabu (13/9/2017). Ia menegaskan, jika penyebab meninggalnya korban secara pasti masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan tim medis RSUD Ashari Pemalang. “Memang dugaan sementara, penyebab korban meninggal dunia karena cekikan pelaku di bagian leher.

Lebih jelasnya nanti nunggu hasil autopsi,” ia menambahkan. Saat dimintai keterangan di hadapan polisi, pelaku sempat berkilah. Kendati demikian, polisi pun tak kurang akal untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis yang dilakukannya. Pasalnya, sejumlah alat bukti dan petunjuk yang ditemukan di TKP mengarah kepada AR. “Beberapa barang bukti berupa pakaian korban, sepatu, sandal, sepatu, dan tas sekolah korban sudah kami amankan. Dari situlah petunjuk siapa pelakunya mulai ada titik terang,” beber dia. Dari hasil penyelidikan, polisi telah berhasil mengantongi identitas pelaku hanya dalam waktu 30 menit setelah mayat ditemukan.

Seperti diketahui, warga Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, geger dengan penemuan sesosok mayat bocah perempuan yang masih lengkap mengenakan seragam sekolah bewarna biru di sebuah ladang jagung, Selasa sore (12/9/2017). Mayat bocah perempuan tanpa memakai celana dalam itu, ditemukan pertama kali oleh warga dalam kondisi cukup mengenaskan. Korban masih mengenakan seragam SMP atasan putih bawahan biru dongker tertelungkup di semak-semak ladang jagung Desa Gunung Batu, Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang sekitar pukul 15.00 WIB. Diduga mayat bocah perempuan SMP itu korban pemerkosaan dan pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seseorang teman dekatnya sendiri. 

Pasutri Benhil Dibunuh

Pasutri Benhil DibunuhPasutri Benhil Dibunuh – Penyelidikan kasus kematian pasutri pengusaha garmen bernama Husni Zarkasih (58) dan Zakiyah Masrur (53) masih berlangsung. Jasad warga Jalan Pengairan, Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat itu ditemukan di kawasan Purbalingga, Jawa Tengah. Warga setempat yang tak menyangka bos garmen tersebut meninggal dengan kondisi tragis. Salah satunya Supandi (42), warga setempat yang sempat bertemu Husni, sehari sebelum jasadnya ditemukan di Purbalingga.

“Itu saya masih ketemu Pak Husni. Saya ngobrol di depan rumahnya. Ya, ngobrol saja, enggak ada dugaan apa-apa, enggak ada yang aneh-aneh,” ujar Supandi di lokasi, Jalan Pengairan, Benhil, Jakarta Pusat, Selasa 12 September 2017. Meski begitu, Husni dan istrinya diketahui berencana pulang kampung ke kawasan Purwokerto, Jawa Tengah, sebelum peristiwa nahas itu terjadi. Keduanya sempat berpamitan kepada asisten rumah tangganya.

“Ibu Zakiyah pas hari Sabtu sudah pamit sama pembantunya. Katanya dia mau pulang kampung. Kebetulan pembantunya juga mau cuti,” kata Supandi. Namun, keduanya justru mengalami insiden berdarah pada Minggu, 10 September malam di rumahnya. Husni dan istrinya diduga menjadi korban perampokan. Pasutri tersebut dibunuh dan jenazahnya dibuang. “Pembantunya juga cerita, katanya dia Minggu malam mau ke rumah, tapi enggak tahu kenapa katanya kakinya berat. Enggak kuat jalan, jadi enggak ke sana (rumah korban),” cerita dia.